Ekspresi Seni di The Serif dan The Frame

Ekspresi Seni di The Serif dan The Frame

Dua TV model TV QLED 4K baru Samsung diperkenalkan ke masyarakat oleh PT Samsung Electronics Indonesia 25 Nopember 2019 lalu di Plaza Indonesia. Namanya The Frame. Satunya lagi, The Serif. Keduanya unik karena didesain ‘tidak sekadar TV resolusi tertinggi’.Ada nilai seni lain yang dipancarkannya.

Apa saja kelebihannya?

The Frame

Mari lihat The Frame.  TV ini tidak sedang digunakan, bisa berubah menjadi sebuah lukisan. Lukisannya pun bisa kita pilih. Ada 1000 pilihan, yang merupakan lukisan koleksi terkenal dari seluruh dunia, dengan mengakses Art Mode yang ada di Samsung Art Store. Ada karya seni dari artis dan fotografer kelas dunia seperti Cezanne, Monet, Bosch, Klimt, Van Gogh dan beberapa seniman lain.

Sedangkan The Serif, didesain dengan gaya industrial, buah kerjasama dengan desainer kelas dunia dari Perancis, Ronan & Erwan Bouroullec.  Dikatakan memiliki profil “I” yang berkarakter.  Desain unik tidak saja di framenya, tetapi juga dikakinya. Di fitur, ada yang menarik seperti kemampuan NFC on TV untuk pertukaran cepat dengan smartphone.

The Serif

Ada beberapa fitur yang menjadi kelebihan kedua TV ini. Misalnya Intelligent Sensor yang menyesuaikan kadar keterangan TV sesuai kondisi ruangan. Juga One Invisible Coonection, kabel optik transparan dan lain lain.

Dengan TV ini, kita juga dapat berinternet, salah satunya dengan Bixby yang berupa voice assistant. Dengan melakukan perintah melalui suara (voice command) kita bisa browsing, misalnya ke Youtube dengan mudah. Ada aplikasi Start Up yang bisa diunduh. Juga nonton Netflix, Apple TV dan lain lain.  Jika kita beli TV ini, ada 12 bulan gratis berlangganan video, dari kerjasama Samsung dengan Video.com.

Leonard Theosabrata, seorang ahli sub culture modern pun diundang, dan berpendapat bahwa TV ini merupakan alat untuk orang dapat merefleksikan ekspresi seni pribadi, selain juga menjadi sumber hiburan.

Berfoto bersama, dalam peluncuran Samsung The Frame 2019 dan The Serif di La Moda, Plaza Indonesia, Jakarta, dari kanan ke kiri : Ubay Bayanudin, Head of Product Marketing TV and Audio Visual, Samsung Electronics Indonesia (SEI), Simon Sim, Head of TV & AV Business, SEI, Shely Dianata, Head of TV Marketing, SEI dan Leonard Theosabrata, Modern Sub-culture Expert 

Inilah TV yang memiliki fungsi ganda. Selain sebagai sarana hiburan dan informasi, juga menjadi karya seni tersendiri.

Berapa harga keduanya? The Frame 2019 yang ada dalam dua ukuran, 55 dan 65 inci, dijual seharga 20.99 juta rupiah hingga 26.499 rupiah. Sedangkan The Serif yang hadir dengan 55 inci, seharga 19.9 juta rupiah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ga('send', 'pageview');