Jika Amplifier/AVR Anda Mati Tiba Tiba

Jika Amplifier/AVR Anda Mati Tiba Tiba

Pernahkah suatu kali ketika mendengarkan music atau menonton film, tiba tiba AVR yang anda gunakan mati tanpa sebab yang jelas? Atau saat pertama kali ingin menyalakan AVR, perangkat ini sama sekali tidak mau menyala?

Pioneer AV receiver

Ada beberapa penyebab kenapa bisa demikian. Mari lihat beberapa hal dan langkah di bawah ini yang bisa saja anda gunakna untuk mendiagnosa sekaligus mengoreksi masalah yang muncul.

  1. Segera matikan receiver, artinya cabut kabel power. Periksalah apakah ada untaian kabel kabel speaker yang menyentuh panel belakang receiver atau mengenai belakang speaker. Perlu diketahui, satu helai kecil saja dari sebuah kabel, cukup mampu menyebabkan receiver mati karena terjadi arus pendek. Lepaskan speaker yang menyentuh jika ada, lalu tutupi kabel speaker ini lagi lalu taruhlah ke receiver atau speaker.
  2. Periksalah kabel kabel speaker, apakah rusak atau berantakan. Jika anda memiliki binatang peliharaan seperti anjing dan kucing, lihatlah apakah binatang ini tidak mengigit gigit kabel ini yang bisa merusak kabel. Jika demikian, kabel perlu diganti
  3. Ceklah untuk mengetahui apakah receiver terlalu panas, dengan meletakkan tangan anda diatas atau disamping AVR. Juga periksalah display panel depan dari receiver dan lihatlah indicator peringatan yang tertera disitu.
  4. Jika receiver ini terlalu panas, mungkin saja speaker ini terlalu rendah di spesifikasinya dan tidak sesuai dengan receiver. Sebuah speaker yang memiliki tingkat impedansi 4 Ohm atau dibawah itu misalnya, bisa saja terlalu rendah bagi receiver. Untuk itu periksalah buku manual dari speaker dan receiver.
  5. Panas berlebih (overheating) bisa saja disebabkan oleh adanya ventilasi yang kurang, khususnya jika receiver berada di tengah atau stack dengan komponen lainnnya. Pertimbangkanlah untuk memindahkan receiver, memindahkan komponen yang ada diatas atau dibawahnya. Atau pasanglah sebuah kipas pendingin didalam pusat hiburan untuk meningkatkan sirkulasi udara.
  6. Jika ternyata masalahnya bukan di soal impedansi dari speaker yang rendah, dan ternyata AVR ini tetap saja overheat, receiver ini kemungkinan besar perlu diservis. Biarkanlah receiver ini dingin selama beberapa menit, lalu kembali nyalakan dan biarkanlah perangkat ini beroperasi sambil anda lihat dan perkirakan kira kira dimana masalahnya.  Jika kemudian AVR ini kembali mati, lepaskanlah receiver ini dari dinding dan segeralah hubungi toko untuk bantuan atau servis.
Terminal sebuah AVR

Demikian beberapa tips dari kami. Selain hal diatas, masalah lain bisa saja muncul karena jumlah arus yang mengalir dari soket AC di dinding. Jika receiver ini terhubung ke sebuah outlet atau sirkuit yang digunakan oleh perangkat lain yang berarus tinggi, (seperti kulkas, pendingin ruangan atau pemanas) receiver ini kemungkinan akan mati. Cobalah menghubungkan receiver ini ke outlet atau sirkuit lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ga('send', 'pageview');