Mengenal 4K Enhancement di Projector

Mengenal 4K Enhancement di Projector

Salah satu fitur di Home Cinema Projector Epson WH-TW 9400

Seorang pebisnis yang memegang merk projector tertentu pernah suatu kali mengatakan kepada AVI,”Ah 4K-nya kan 4K banci. Cuma enhancement”katanya, menanggapi 4K projector Epson model pertama sekitar 2-3 tahun lalu.  Ketika memperkenalkan model projector Epson WH TW 9400, Zanipar Siadari sempat menjelaskan tentang 4K Enhancement-nya Epson.

Profil EH TW9400

Selain 4K Enhancement, TW 9400 juga punya spesifikasi, misalnya ada desain Advance 3 Chip, HDR 10, 100% Color Brightness. Ultra White Color Gamut. Projector ini kompatibel dengan standarisasi Color DCI Space. Juga punya fitur Rich Black Contrast yang artinya projector ini bisa menghasilkan warna hitam dengan sangat hitam.

WH-TW 9400 ini  adalah projector home cinema dengan resolusi 1920 x 1080 serta memiliki  fitur 4k Enhancement.  Apa yang dimaksudkannya dengan 4K Enhancement?

Menurut Zanipar Siadari, dari pt Epson Indonesia (ketika kami temui saat launching EH-TW 9400 di Jakarta, 26 Juli 2019 lalu), ini adalah kemampuan menampilkan konten 4K tetapi projektornya sendiri tidak perlu  4K. Caranya adalah dengan melakukan shifting image, dan secara digital gambar yang diterima dari sebuah pemutar 4K misalnya, akan  dibuat menjadi 4K juga.

Ilustrasi yang memperlihatkan bagaimana teknologi 4K Enhancement Epson bekerja. Disini tiap piksel di’shift’ secara diagonal sebesar 0.5 piksel untuk menggandakan resolusi vertikal dan horisontal.  Cara ini secara efektif mendobelkan resolusi 1080p ke 4 juta piksel. Dengan demikian, bisa menerima input UHD 4K dari Blu-ray atau streaming.

Ada model lain Epson yang main di 4K Enhancement, seperti model Pro Cinema 6040UB dan 4040, serta 5040UB.  Model model ini juga memakai panel 3 LCD 1080p (dan bukan memakai perangkat dengan resolusi 4K native), dengan teknologi pixel shift, dimana teknologi ini memungkinkan untuk meng’approximate’ resolusi dari sebuah projector native 4K.

Jadi, apa maksudnya dengan kata ‘solusi paling hemat’ tadi ?

Menurut Zanipar, bila  kita gunakan ingin mendapatkan gambar sekualitas 4K, maka perlu memiliki tidak saja atu unit perangkat berresolusi 4K. Semua perangkat lain di sistem itu juga harus 4K agar tampilannya memang asli 4K. Mulai dari software filmnya, pemutar, projector atau TV harus true 4K. Juga  kabel, prosesornya dan lain lain. Tentu ini membutuhkan budget yang tidak kecil. Tetapi di pasaran kini, konten atau software 4K masih belum banyak.  Blu-ray 4k itu masih sedikit dan masih mahal.  Maka bukan tidak mungkin bila kita beli pemutar 4K, investasinya terasa sia sia bila software yang kita putar bukan 4K. Apalagi bila ada perangkat lain di sistem itu  yang belum 4K.  Bisa saja pemilik alat tidak menyadari hal ini.  

Jadi 4K itu bisa berarti total investment.  Mulai dari pemutar dan software hingga ke kabel kabel dan display. Inilah salah satu alasan kemudian mengapa Epson membuat model projector yang 4K Enhancement, agar orang bisa menikmati gambar yang mendekati gambar 4K dari sumber 4K atau yang resolusi di bawahnya. Jadi orang tidak harus memiliki perangkat yang 4K. Epson rupanya melakukan langkah ini agar memberikan solusi lebih hemat kepada masyarakat pecinta home theater khususnya. Apalagi AVI ketahui, Epson  juga memiliki projector yang bermain di 4K murni (bukan Enhancement).

Dengan memakai projector dengan teknologi 4K Enhancement, kita masih bisa mendapatkan sinyal gambar 4K (3840 x 2160), dan memproyeksikan gambar ultra HD. Tetapi, teknologi ini memindahkan (shift) setiap piksel secara diagonal sebesar 0.5 piksel untuk mendobelkan resolusi gambar.

Ilustrasi yang menggambarkan bagaimana teknologi Pixel Shift bekerja

Selain Epson, ada brand lain yang juga bermain di 4K Enhancement ini. JVC misalnya, punya projector, yang menurut JVC sendiri secara teknis bukanlah 4K. Model non 4K secara teknis ini menggunakan sebuah sistem yang disebut dengan ‘e-shift’, dimana semua sinyal sinyal yang masuk akan dipecah (split) dan memuntahkan sinyal sinyal itu ke dua panel berresolusi 1080p. Gambar atau image ini lallu dikombinasikan dengan memakai yang namanya ‘pixel shift’ untuk menghasilkan gambar 4K.

Tadinya kami pikir, projector ini melakukan semacam 4K upscalling seperti yang ada di pemutar Blu-ray. Upscaling 4K (4K Upscaling) adalah nama untuk proses di dalam Blu-ray dimana pemutar ini meninggikan input gambar dari yang aslinya diterima. Istilah ini berbeda dengan istilah 4K native(content) yang berarti bahwa disc yang mengandung konten asli 4K Ultra HD (dengan resolusi 3840 x 2160 piksel tadi).

Epson juga memiliki model projector 4K kelas mahalnya, yakni EH-LS10000. Ini adalah model projector laser pertama Epson dengan teknologi 4K Enhancement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ga('send', 'pageview');