Menyimak Sennheiser HD 800 S

Menyimak Sennheiser HD 800 S

Sennheiser HD 800 S Keramahan yang Membuat Lupa

 

Sennheiser HD 800 S membuat kami merasa seperti tidak sedang memakai headset. Dia ringan di telinga. Tidak menekan. Tidak memakai bantalan kaku yang biasanya bila dipakai langsung menekan, untuk menggambarkan kedekatan dgn pendengarnya. Desainnya terbilang futuristik dengan frame yang didesain memiliki ketahanan sonik.

Menggerakkan Sennheiser HD 800 S agar berpindah titik dari kepala pun mudah saja. Dia tidak terlalu mencengkram ke kulit kepala. Ini mungkin sengaja dibuat agar pemakai tidak terlalu mendapat tekanan di kepala.  Headset ini terbilang sangat ringan (tidak seperti kelihatannya yang terlihat memakai bahan logam berat) dan terbuat dari bahan bahan sintetis, ketimbang stainless steel.   Sennheiser HD 800 S dilengkapi driver dynamic 56 mm. Pad-nya memakai kain anti air, tahan cuaca. Dan keseluruhan frame terbuat dari bahan dengan grade aerospace yang membuat sisi luar Sennheiser HD 800 S ini tahan secara sonik. Dilengkapi dengan sebuah kabel balans. Ujungnya adalah koneksi XLR (tidak seperti biasanya headphone yang lebih suka memakai konektor jek 6.3 milimeter). Ini membuatnya dapat di-pairing ke amplifier atau AV receiver.

Sennheiser HD 800 S
Sennheiser HD 800 S

Singkat saja, kami gunakan Sennheiser HD 800 S ini dengan berkawan dengan  DAC Asus, dan pemutar portable Sony NWZ, juga melalui  software pemutar foobar yang ada di laptop ASUS X201E yang dilengkapi fitur tata suara SonicMaster. Kami memutar album album Phil Collins, seperti album But Seriously, Brother Bear, Love Song dan No Jacket Required. Format suaranya semua adalah .aif.Ini termasuk salah satu format resolusi tinggi

Performa Lengkap Sennheiser HD 800 S

Secara keseluruhan kami menyimak tampilan suara Sennheiser HD 800 S , baik dalam menampilkan panggung yang besar. Bassnya cukup depth, mid nya natural dan punya tekstur.  Di sisi lain, kami suka karakter suanya yang detail. Ada beberapa detil suara yang ternyata tidak kami dapatkan ketika mendengarkan file ini di home audio. Mungkin karena terhalang kondisi keakustikan ruang, detil ini jadi menghilang atau samar samar munculnya. Seperti misalnya ketukan pelan drum saat lagu I Don’t Care Anymore di penghujung lagu. Kami jadikan saja ini lagu sampel. Di awal gebukannya walau keras tetapi sopan saja terdengar. Dentuman yang mengiringi terlihat lebih jelas. Lentur dan smooth saja. Transiennya cepat dan separasinya cukup baik sehingga tidak mencampur.  Di lagu ini, kami dapati bahwa headphone ini lebih pas untuk player atau DAC  yang punya karakter kering.

Di lagu lain seperti   I Wish it Would Rain Now dan  Something Happened on the Way to Heaven serta That’s the Way it is, kami lebih suka melihat bagaimana mid yang tampil  presence dan tegas. Kami coba tekan headband agar lebih rapat, ternyata ya segitu saja. Dan sesekali jari mengenai konus belakang. Yang ternyata dari material elastis.  Di lagu mellow seperti All of My Life, kami sukai repro saksofon di awal lagu yang keras tetapi terdengar lembut di telinga.  album phil ini, Juga karakter airy saat merepro cymbal. Di tengah lagu yang terasa lebih kencang, juga tiupan saksofonnya yang tinggi, tidak terasa metalik. Ini merupakan salah satu lagu Phil yang kami sukai.  Coba anda dengarkan lamat lamat, lagu ini nikmat dengan bumbu bumbu yang sedikit kuat , seperti di elemen perkusi.

Karakter solid nya yang saya suka. Elemen perkusi .  ini karakter yang natural dan tak banyak mengekspose kosmetik. Musiknya bukanlah artifisial, tetapi memang musik rekaman. Maka jika anda berharap akan elemen yang lebih dari rekaman, jangan gunakan headphone ini. Cuma saja ketika kita dengarkan lagu yang membuat kita terlonjak lonjak, perlu berhati hati karena dia tidak terlalu kuat untuk menempel di telinga.

Salah satu karakter lainnya, karakter medan panggungnya lebar. Di beberapa rekaman yang memang kami ambil langsung suaranya dari you tube, tetapi di pasang pada 128 bit, yang kami buat dari laptop Asus ini( kami ambil dari file Real Downloader), suaranya butek, dimana frekuensi bass dan mid serta treble bercampur. Jadi, untuk dapat menikmati musik dengan baik, headphone ini harus mendapat asupan rekaman yang juga baik.

Headphone yang baik adalah yang bila kita gunakan, seringkali membuat kita lupa bahwa musik yang kita dengar adalah dari sebuah headphone.  Karena konsep pakainya yang tidak menempel terlalu ketat dan tidak memaksakan kita untuk mendengar musik. Struktur dan desain headbandnya membuat kami nyaman memakainya. Desain ramah telinga ini membuat kami lupa bahwa tengah mendengarkan musik via headphone.

(gt)

Perlu dibaca : Permasalahan Akustik, Musicon, Speaker Planar Herzt

 

4 thoughts on “Menyimak Sennheiser HD 800 S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ga('send', 'pageview');