Teknologi di Theos

Teknologi di Theos

Bagi  sebagian penggemar audio, speaker elektrostatik sendiri disukai karena karakter transparan dan detilnya. Sementara, bagi penyuka suara yang tebal, beberapa berpendapat kurang suka speaker speaker elektrostatik yang dikatakan kurang bernuansa. Martin Logan bukannya tinggal diam tentu menyikapi sebagian pehobi audio dengan selera lainnya ini. Dipakaikanlah woofer di speakernya, seperti tipe Theos ini.

Sosok Theos

Theos adalah speaker elektrostatik. Speaker ini pernah kami lihat di sebuah galeri audio di kawasan Permata Hijau(lihat foto di bawah).  Teknologi terkini Martin Logan ada di speaker ini, yang dinamakan dengan XStat, dan topologi crossover bernama Vojtko. XStat adalah transducer yang dibuat setelah memperhatikan kebutuhan mekanik tertentu.

Salah satu yang diperhatikan di speaker ini adalah pola disperse. Maka dibuatpah panel XStat. Panel ini terlihat transparan.

Jika kita lihat, panel panelnya  terlihat besar tetapi tidak terasa menyita ruang(space).  dilengkapi binding post yang memungkinkan speaker sanggup bermain di biwirre. Dukungan lain adalah berupa coupling spike yang dibuat custom.

Teknologi lain yakni Vojtko,  yang diklaim Martin Logan memiliki tingkat presisi dan efisiensi standar suara yang tinggi. Vojtko adalah teknologi pemfilteran berupa sistem network yang diambil dari model Martin Logan sebelumnya yakni CLX. Konsepnya dikatakan Martin Logan dibuat dengan menggunakan kapasitor polypropylene, wiring point to point, koil air-core besar dan sebuah trafo E-I core.Teknologi ini dibuat untuk menghasilkan sebuah speaker yang berkarakter dinamik.

Panel Theos

Theos memiliki woofer 8 inci excursion passive dan sebuah port bass downfiring. Rupanya sang desainer merasa bahwa speaker elektrostatik pun bukan tidak mungkin bermain istimewa di frekuensi-frekuensi bawah. Di spesifikasinya, speaker ini dikatakan sanggup diajak bermain di frekuensi bawah hingga 43 Hz.

Teknologi binding post Martin Logan menyederhanakan pengaturan kabel. Ada dua set yang disediakan. Satu set terkoneksi ke panel elektrostatik dan lainnya untuk mengumpankan sinyal ke woofer. Pemilik speaker ini jadinya dapat memilih apakah memilih bi amp  vertical ataupun horizontal untuk koneksi Theos-nya atau menggunakan jumper clip diantara binding post set untuk koneksi single wire. Theos ini menampilkan binding post bi wire, dengan set up koneksi yang fleksibel.

Port bass

Inilah sekilas teknologi yang ada di dalam sebuah speaker bernama Theos, dari Martin Logan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ga('send', 'pageview');